Cari Blog Ini

Memuat...

SELAMAT DATANG SOBAT...

Salam...

Selama ini, statistika sering diidentikkan dengan bidang yang lumayan sulit. Kesulitan dalam mempelajari statistika dikarenakan bidang ini terkait langsung dengan matematika. Bidang ilmu yang ketika mendengar namanya saja kebanyakan kita sudah kebakaran jenggot.. hehehe..

Ditengah situasi seperti itulah blog ini hadir. blog ini berusaha untuk menjembatani orang-orang yang mencari informasi yang berhubungan dengan statistik. Untuk lebih mempermudah analisis statistik, maka blog inipun memberikan panduan bagaimana melakukan analisis dengan menggunakan software SPSS.

Untuk lebih membuat blog ini lebih bermanfaat, sumbang saran dari pembaca sekalian sangat penulis harapkan dan kita akan sama-sama belajar... Ayo semangat!! Buat Indonesia melek dengan statistika.

Wassalam
Djunaidi L, Manado


Senin, 20 Desember 2010

CONTOH SOAL TENTANG ANAVA SATU ARAH (ONE WAY ANAVA)

tiga kelompok subyek penelitian untuk menguji metode pengajaran mana yang paling baik. Metode pertama adalah ceramah, metode kedua diskusi dan metode ketiga praktek… data hasil penelitian adalah sebagai berikut:
Hipotesis statistic dari data di atas adalah
H0 = µ1 = µ2 = µ3

H1 = minimal salah satu µ tidak sama

Untuk menguji hipotesis nol di atas, maka kita gunakan UJI F. untuk mencari F hitung, kita gunakan langkah2 sebagai berikut:
buatlah tabel seperti berikut ini untuk membantu mempermudah mendapatkan nilai2 yang dibutuhkan dalam analisis nanti



Dari nilai2 di atas didapatkan


Hipotesis yang akan diuji adalah
H0 = µ1 = µ2 = µ3
H1 = minimal salah satu µ tidak sama
Tingkat signifikansi yang digunakan dalam pengujian ini adalah 95% atau alpha 0,05.
Penentuan derajad kebebasan
dk SSt = N-1
= 24-1 = 23
dk SSb = k – 1
= 3 – 1 = 2
dk SSw = N – k
= 24 – 3
= 21
Dengan alpha 0,05, maka nilai F hitung adalah
F (2,21) = 3,47
Perhitungan

Nilai- nilai tersebut kemudian di masukkan kedalam table berikut



Kesimpulan
Karena F hitung > F table maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai pelajaran yang di ajar dengan ketiga metode tersebut tidak sama. Artinya bahwa dari ketiga metode yang digunakan dalam mengajar, ada satu metode yang paling tepat.
Share

3 komentar:

marvine mengatakan...

Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
Salam.
Statistik

Max Dopeng mengatakan...

Salam kenal, salam statistik, terima kasih banyak membantu saya sebagai pemula.

Anonim mengatakan...

tanks gan sanggat membantu