Search this blog


Home Forum Penelitian Behavioral Evaluasi Pendidikan

SELAMAT DATANG SOBAT...

Salam...

Selama ini, statistik sering diidentikkan dengan bidang yang lumayan sulit. Kesulitan dalam mempelajari statistik dikarenakan bidang ini terkait langsung dengan matematika. Bidang ilmu yang ketika mendengar namanya saja kebanyakan kita sudah kebakaran jenggot.. hehehe..

Ditengah situasi seperti itulah blog ini hadir. blog ini berusaha untuk menjembatani orang-orang yang mencari informasi yang berhubungan dengan statistik. Untuk lebih mempermudah analisis statistik, maka blog inipun memberikan panduan bagaimana melakukan analisis dengan menggunakan software SPSS.

Untuk lebih membuat blog ini lebih bermanfaat, sumbang saran dari pembaca sekalian sangat penulis harapkan dan kita akan sama-sama belajar... Ayo semangat!! Buat Indonesia melek dengan statistik.

Wassalam
Djunaidi L, Manado


2008-08-09

Pengantar Sampling: Rancangan Sampling  

Pernahkah anda menyaksikan siaran perhitungan cepat pemilihan kepala daerah di televisi? Jika iya, pasti tidak asing dengan istilah hitung cepat (quick count). Yups, belakangan semakin familiar saja istilah itu dengan keseharian kita. Namun, apakah kita pernah memikirkan bagaimana para penghitung itu bisa memberikan prediksi yang hampir sama dengan hasil akhir yang nanti baru akan kita ketahui berminggu-minggu setelah proses itu dilakukan? Atau bagaimana proses polling terhadap popularitas seorang calon presiden misalnya? Bagaimana sebenarnya proses-proses itu dilakukan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Proses perhitungan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode statistik yang bahkan dipelajari oleh anak SMP sekalipun. Metode itu biasa dikenal dengan pensampelan (sampling). Maksudnya, dari sekian banyak populasi, kita hanya mengambil beberapa bagian saja yang diasumsikan bisa menjadi representasi dari keseluruhan populasi. Nah, sekarang kita akan sedikit melihat bagaimana kita melakukan proses sampling itu berdasarkan hirarkinya.

1.Rumuskan masalah yang akan kita teliti. Misalnya berapa persen popularitas Hidayat Nur Wahid di Daerah Istimewa Yogyakarta dibandingkan dengan calon-calon Presiden yang lain?

2.Tentukan dengan jelas populasi yang ingin kita lihat. Dalam hal ini berarti seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih di Propinsi DIY.

3.Tentukan unit sampling yang kita perlukan. Misalnya apakah kita akan menggunakan unit perdaerah seperti Kabupaten/Kota, jenis pekerjaan, penghasilan dan lain sebagainya.

4.Jika memungkinkan, kita bisa mencari informasi tentang pensamplingan sejenis yang pernah dilakukan sebelumnya.

5.Tentukan ukuran sample. Nah, untuk yang satu ini, jumlanya ditentukan setelah kita mengetahui jumlah populasi yang pasti. Untuk penentuan jumlah sample, nggak usah repot-repot, silahkan lihat caranya pada bagian lain blog ini (Penentuan Jumlah Sample secara Online)

6.Tentukan teknik sampling yang akan digunakan. Untuk menentukan teknik pensampelan yang representative, harus dipertimbangkan homogenitas populasi. Jika populasinya homogen, maka bisa menggunakan sampel acak biasa. Namun jika populasinya heterogen, maka harus digunakan teknik yang lain misalnya sampel berstrata, proporsional ataupun cluster. Meskipun demikian, kita juga bisa menggunakan penggabungan teknik sampel untuk mendapatkan hasil yang lebih representative. Misalnya antara menggabungkan antara teknik cluster dan proporsional.

7.Tentukan bagaimana cara kita mengumpulkan data apakah dengan kuesioner, wawancara atau daftar isian sekaligus bagaimana mengolah data tersebut.

Nah, point yang terpenting sebenarnya adalah teknik sampling yang kita pakai. Teknik sampling yang paling tepat ditentukan oleh banyak factor diantaranya adalah: masalah yang diteliti, homogenitas populasi, biaya, tenaga dan waktu yang tersedia serta kejujuran pengumpul data dilapangan.


What next?

You can also bookmark this post using your favorite bookmarking service:

Related Posts by Categories



3 komentar: to “ Pengantar Sampling: Rancangan Sampling

  • Min Atsari Sujud
    2008 Agustus 13 21:12  

    Assalamu`alaikum

    wah, Mas tentu orang cerdas di dibidang statistik.

    saya Iwan, alhamdulillah masih mahasiswa. kuliah di STIS(??).

    saya boleh tanya ya mas

    teknik sampling yang tepat memang penting. dengan statistik2 yang dihasilkannya, sebenarnya statistik2 tsb membicarakan siapa mas? sampel atau populasi?

    terima kasih.
    oh ya, mas saya berguru ke anda ya, mengenai Metstat dan Sampling.
    Boleh kan?

    Do`akan saya ya mas. Hari rabu dan kamis nanti saya akan menjalani UAS Metstat dan Metode Penarikan Contoh (Teori dan Praktek).

    Terima kasih.

  • Evan Jaelani
    2008 November 17 20:46  

    mungkin saya coba berkomentar, memang selama ini banyak yang keliru mengenai penentuan jumlah sampel yang hanya menggunakan suatu rumus yang itu-itu saja seperti rumus slovin atau yang lainnya. Yang saya heran, penulis2 buku yang terkenal juga menulis seperti itu. memang benar tiap penelitian yang berbeda formula untuk menentukan jumlah sampel pun berbeda pula.
    untuk mengomentari mas min atsari sujud, jadi statistik itu memang untuk menyederhanakan, memudahkan dan tentunya untuk membuat penelitian lebih murah dengna melakukan penarikan sampel dari suatu populasi. jadi ya statistik membicarakan keduanya (Populasi dan sampel).

    terima kasih.

  • Anonim
    2009 Januari 3 16:11  

    Ass..
    maaf mo nanya mas,
    kalo misalnya kita ingin menyebar kuesioner mengenai suatu produk X namun produk X ini sebenarnya blm begitu banyak dikenal orang dan msh sedikit sekali orang yg mengkonsumsi produk X ini.
    Gimana caranya ngambil sampel jika kita udah nentuin suatu populasi A?

    terima kasih..