Cari Blog Ini

SELAMAT DATANG SOBAT...

Salam...

Selama ini, statistika sering diidentikkan dengan bidang yang lumayan sulit. Kesulitan dalam mempelajari statistika dikarenakan bidang ini terkait langsung dengan matematika. Bidang ilmu yang ketika mendengar namanya saja kebanyakan kita sudah kebakaran jenggot.. hehehe..

Ditengah situasi seperti itulah blog ini hadir. blog ini berusaha untuk menjembatani orang-orang yang mencari informasi yang berhubungan dengan statistik. Untuk lebih mempermudah analisis statistik, maka blog inipun memberikan panduan bagaimana melakukan analisis dengan menggunakan software SPSS.

Untuk lebih membuat blog ini lebih bermanfaat, sumbang saran dari pembaca sekalian sangat penulis harapkan dan kita akan sama-sama belajar... Ayo semangat!! Buat Indonesia melek dengan statistika.

Wassalam
Djunaidi L, Manado


Kamis, 09 Juli 2009

Analisis Regresi Linier dengan SPSS

Barangkali, kita sudah pernah mendengar kata regresi. Ya, regresi adalah salah satu metode dalam statistik untuk melakukan ramalan. Dalam khazanah pengetahuan modern, ada beberapa teknik yang digunakan untuk melakukan ramalan dan regresi adalah salah satunya. Nah, pada postingan kali ini, saya akan sedikit memberikan gambaran bagaimana melakukan perhitungan regresi linier berdasarkan SPSS.

Untuk menggunakan regresi khususnya regresi linier, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu yaitu, eksistensi, independensi, linieritas, homoscedastisitas dan distribusi normal. Akan tetapi, syarat-syarat tersebut belum akan di bahas disini. Kita asumsikan dulu kelima syarat tadi telah terpenuhi. Untuk latihan kali ini, kita akan menggunakan data dari buku Essential Statistics karangan D.G. Rees halaman 233. Bagi yang memiliki bukunya, bisa menyamakan hasil yang diperoleh dari SPSS dengan perhitungan manual.

Misalnya kita mendapatkan data sample pendapatan pada tahun pertama dari 8 orang sales serta sekor test pada saat mereka mendaftar. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa meramalkan pendapatan seorang sales jika dia memiliki sekor tertentu. Kita masukkan data yang kita miliki ke dalam program SPSS sebagai berikut. y = pendapatan tahun pertama dan x = sekor test.


1. Klik Analyze pada menu di bagian atas kemudian pilih Regression > Linier sehingga muncul kota dialog Linier Regression.


2. Masukkan y dibawah kolom Dependent dan x dibawah kolom Independent dengan mengklik tanda panah disebelah kiri kolom tersebut.

3. Jika kita menghendaki mendapatkan informasi selain persamaan regresi kita bisa mengklik Statistics dan mencentang informasi apa saja yang kita inginkan

4. Klik OK sehingga muncul output persamaan Regresi

Untuk mendapatkan persamaan regresi, perhatikan kotak Coeffisien hasil outputnya berikut ini:

Sebelum kita lanjutkan, kita tahu bahwa untuk regresi linier, persamaannya adalah
y = a + bx
a disebut dengan intercept dan b disebut dengan slope. Berdasarkan output diatas, a adalah 9,395 dan b adalah 1,904. Dengan demikian persamaan regresinya adalah;
y = 9,395 + 1,904x
Berdasarkan persamaan di atas, kita kemudian bisa membuat prediksi berapa penghasilan seorang sales pada tahun pertama jika memiliki skor test tertentu. Misalnya, jika seorang sales memiliki sekor test sebesar 90 maka pendapatannya adalah
y = 9,395 + 1,904(90)
y = 180,775
mudah kan???
Lalu bagaimana kita menginterpretasikan 180,775 tersebut? Tunggu pada postingan selanjutnya.



Share

Mencari Nilai Statistik Tabel dengan SPSS

Saya mendapatkan banyak pertanyaan dari para pembaca tentang bagaimana mencari nilai statistik tabel. Hal ini dikarenakan terkadang tabel-tabel yang dimuat dalam buku-buku statistik tidak memberikan nilai statistik untuk nilai-nilai tertentu. Misalnya, ada seorang pengunjung blog ini yang bertanya tentang berapa nilai t tabel jika dia memiliki jumlah sample sebanyak 52 orang?

Dalam buku-buku statistik memang jarang ditemui nilai t tabel jika n berjumlah 40 ke atas. Kebanyakan buku statistik hanya memuat maksimal 40 terus langsung loncat ke angka 80, 120 dan seterusnya. Lalu bagaimana jika n berjumlah 52? Nah lo… gak ada di buku kan?? 

Berangkat dari permasalahan tersebut, sebenarnya dalam program SPSS, teman-teman sudah bisa melakukan perhitungan tentang nilai-nilai statistik tabel. Dalam postingan kali ini, saya akan memberikan salah satu trik untuk mencari nilai statistik tabel dengan menggunakan SPSS versi 12.00 (maklum ya, karena saya menggunakan versi 12 dalam PC saya… hehehe). Kita akan mencari nilai t tabel untuk df = 52 sebagaimana yang ditanyakan teman kita tadi. 
Pertama silahkan buka program SPSS kemudian buatlah sebuah variable dengan nama apa saja. Dalam hal ini saya memberi nama df. Selanjutnya isikan nilai tertentu yang ingin kita ketahui nilai tabelnya dalam hal ini 52.


1. Pada menu di bagian atas, pilih Transform kemudian Compute.

2. Pada kotak Target variable isikan huruf t. kemudian pada kotak Function, cari kata IDF.T(p,df) kemudian klik tanda panah di atasnya sehingga kata IDF.T(p,df) berpindah pada kotak yang berada dibawah Numeric Expression. Selanjutnya, isikan nilai 0.05 pada tanda tanya pertama sebagai symbol tingkat signifikansi (Angka ini bisa diganti dengan berapa tingkat signifikansi yang anda inginkan misalnya, 0.1 atau 0.001) dan 52 pada tanda tanya kedua sebagai symbol derajad kebebasan.


3. Setelah itu klik OK sehingga pada kotak di sabelah kanan variable df akan muncul variable baru yang berisi nilai statistik t tabel dengan df = 52. Nilai -1.67 yang tampak pada variable t sama saja dengan +1.67.


Sekarang, silahkan teman-teman mencoba mencari nilai t statistik dengan df yang ada dibuku misalnya 15 kemudian cocokkan dengan hasil perhitungan SPSS. Untuk cara bagaimana mencari nilai F tabel, Insya Allah akan diposting berikut.
Share